Fakta Pendakian Gunung Slamet - KAWASAN.info
Wisata

Waspada! Inilah 5 Fakta Pendakian Gunung Slamet

Informasi Kawasan Wisata Indonesia – Anda yang memiliki hobi mendaki gunung, mungkin tidak asing dengan nama gunung yang satu ini. Ya, Gunung Slamet memang merupakan salah satu Gunung yang banyak dijadikan lokasi pendakian. Namun, Waspada, Ini 5 Fakta Pendakian Gunung Slamet, yang wajib diketahui! Terutama bagi Anda yang memiliki hobi mendaki gunung dan berniat untuk menaklukkan gunung ini, dalam waktu dekat.

Fakta Pendakian Gunung Slamet - KAWASAN.info
Fakta Pendakian Gunung Slamet. Photo: superadventure.co.id

Apa Saja Fakta Pendakian Gunung Slamet Yang Wajib di Ketahui Oleh Para Pendaki?

Bagi Anda yang berencana untuk melakukan pendakian ke Gunung Slamet dalam waktu dekat ini. Sebaiknya Anda mengetahui sejumlah fakta mengenai gunung Slamet ini. Tentunya, agar Anda bisa lebih waspada terhadap sesuatu yang mungkin saja bisa menimbulkan kendala, selama pendakian. Nah, berikut ini beberapa Fakta Pendakian Gunung Slamet yang wajib diketahui oleh para pendaki, diantaranya!

  1. Merupakan Gunung Kedua Tertinggi Di Pulau Jawa
    Dengan ketinggian sekitar 3.428 mdpl, menjadikan Gunung Slamet menjadi gunung tertinggi di pulau Jawa. Dimana posisi pertama dipegang oleh Gunung Semeru yang memiliki ketinggian sekitar 3.676 mdpl. Dengan demikian, maka pendakian gunung Slamet tentunya akan sangat berbeda dengan gunung-gunung yang lainnya. Dimana jalur pendakiannya akan membutuhkan waktu cukup lama, serta medan yang sulit.

  2. Kunci Utama Pulau Jawa
    Gunung Slamet diyakini sebagai kunci utama dari pulau Jawa. Yang artinya, jika nantinya Gunung Slamet ini sampai meletus besar, maka ada kemungkinan, pulau Jawa akan terbelah menjadi dua. Namun hingga kini, Gunung ini belum pernah meletus secara besar-besaran. Keyakinan bahwa Gunung Slamet sebagai kunci utama pulau Jawa adalah dikarenakan lokasinya yang berada tepat diantara pantai Utara dan pantai Selatan.


    Sehingga, jika akhirnya meletus besar, pastinya akan menimbulkan getaran besar yang membentang dari arah Utara ke Selatan. Dari getaran besar tersebut, dikhawatirkan akan menimbulkan air laut masuk kedalam lokasi tempat Gunung Slamet ini berada. Yang tentunya akan memisahkan antara bagian Barat dan bagian Timur, dari pulau Jawa tersebut.

  3. Memiliki Banyak Jalur Pendakian
    Yang wajib diketahui pendaki adalah Gunung ini memiliki banyak jalur pendakian. Sehingga Anda diharuskan untuk mengetahui jalur mana yang akan dipilih. Baik itu mengenai panjang rute hingga track yang akan ditempuh. Sedikitnya ada 12 jalur pendakian yang menuju puncak Gunung Slamet ini. Diantaranya jalur pendakian melalui Bambangan, Gunung Malang, Dipajaya, Jurang Mangu, Cemara Sakti serta Penakir, yang berada di Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pemalang. Sementara yang lainnya yaitu melalui Batu Raden, Guci, Sawangan, Dukuh Liwung, Kaliwadasa dan juga Kaligua.

    Pemilihan jalur pendakian ini juga sangat penting, terutama bagi pendaki pemula. Karena dengan jalur yang panjang  dan track yang terjal, tentunya akan lebih menyulitkan Anda nantinya. Ada baiknya untuk berkonsultasi dengan tour guide ataupun yang telah memiliki banyak pengalaman dalam mendaki Gunung Slamet ini.

  4. Nama Asli Gunung Slamet
    Hal ini didasarkan pada sebuah peta yang ditemukan dalam kerajaan Majapahit tempo dulu. Yang menuliskan bahwa terdapat sebuah gunung yang berlokasi tepat, dimana Gunung Slamet berada sekarang. Namun, Gunung yang terdapat pada peta tersebut bernama Gunung Agung, dan bukan Gunung Slamet. Dari peristiwa tersebut, diambil sebuah kesimpulan, bahwa nama asli dari Gunung Slamet ini adalah Gunung Agung. Sementara dalam babad pasir, disebutkan sebagai Gunung Lanang.

  5. Seputar Mitos
    Ada beberapa mitos yang beredar di kalangan para pendaki Gunung Slamet. Diantaranya keberadaan Mbah Jamur Dipa dan Mbah Rantasari, ataupun keyakinan masyarakat setempat mengenai Gunung Slamet sebagai gunung keramat. Namun terlepas dari benar tidaknya mitos tersebut, Fakta Pendakian Gunung Slamet yang harus diketahui para pendaki adalah adanya larangan, agar tidak berkata kotor, berniat yang tidak baik serta dilarang untuk berlaku yang tidak sopan selama pendakian.

Demikian beberapa Fakta Pendakian Gunung Slamet yang harus diketahui oleh para pendaki. Semoga dengan membaca artikel ini, Anda bisa lebih waspada dan menjaga diri. Terutama, selama pendakian ke Gunung Slamet ini. Karena seperti halnya  gunung-gunung lainnya. Gunung Slamet juga memiliki sejumlah fakta yang harus diwasapadai oleh para pendaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *